Hari Senin 25 Januari 2015 channel Martin Johnson mengupload sebuah video berjudul 'Saran Untuk Trans 7' yang berisi curhatan atas kekecewaannya terhadap salah satu stasiun TV di Indonesia, yaitu Trans 7.
Diketahui kalau Stasiun TV memakai 2 buah video dari channel Martin Johnson tanpa izin dan ditayangkan pada acara On The Spot dan hanya memberi credit "courtesy by youtube" dan menyertakan link. Lho kok hanya link ? emangnya orang bisa ngeklik link dari TV -_-
Martin mengungkapkan bahwa setidaknya harus disertakan nama si pembuat / channel nya.
"Pihak Trans 7 diuntungkan karena tidak perlu capek mencari-cari dan membuat video bule makan duren dan bule membuat tempe, tapi Trans 7 itu kan sudah punya banyak pegawai, dan uangnya pun pasti banyak, tidak menampilkan credit yang jelas si pembuat video siapa." Begitu menurut Martin Johnson.
Berikut ini videonya
Mungkin maksud Martin boleh si boleh ambil video di youtube untuk ditayangkan di TV, tapi ya harus diberi credit juga video diambil dari mana dan di channel atau pembuat video siapa.
